ums.ac.id, GUNUNGKIDUL – Sebanyak 500 anggota BIKERSMU dari seluruh penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memadati kawasan Pantai Nglolang, Gunungkidul, dalam agenda silaturahmi dan halal bi halal akbar. Ratusan motor dari berbagai merek tampak mengular panjang, menciptakan pemandangan menarik di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) menuju lokasi acara.
Rombongan berangkat pukul 08.00 WIB dari depan Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Peserta berasal dari berbagai Chapter BIKERSMU, mulai dari Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulonprogo, hingga Gunungkidul yang bertindak sebagai tuan rumah.
Sebelum keberangkatan, Ketua BIKERSMU Korwil DIY, Wahyu Gunawan Wibisono, bersama Road Captain Fauzan memberikan arahan ketat mengenai standar keselamatan perjalanan. Wahyu menekankan pentingnya koordinasi yang jelas mengingat jumlah kendaraan yang mencapai 358 unit agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

“Kami menekankan supaya setiap anggota BIKERSMU tetap sopan dan tertib dalam perjalanan sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Ini harus menjadi ciri dan karakter para BIKERSMU se-DIY,” tegas pria yang akrab disapa Ndan Soni tersebut.
Perjalanan menempuh rute yang relatif aman bagi semua usia, mengingat ada peserta yang telah menginjak usia 70 tahun. Jalur yang dilalui meliputi Jalan Imogiri Timur, jembatan Siluk, naik ke arah Panggang, hingga menyusuri kemulusan aspal JJLS yang menyuguhkan pemandangan bukit kapur sebelum akhirnya tiba di Pantai Nglolang.
Puncak acara digelar di Joglo Pantai Nglolang dengan suasana penuh keakraban. Dalam sambutannya, Wahyu Gunawan Wibisono menyampaikan bahwa komunitas ini merupakan wadah bagi pecinta motor di Muhammadiyah. Ia menyebut filosofi kegiatan mereka adalah 10 persen menikmati perjalanan dan 90 persen kegiatan sosial keagamaan.
Dukungan juga datang dari Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PWM DIY, Edy Prajaka. Ia mengapresiasi kekompakan komunitas ini yang unik karena bernaung di bawah dua lembaga, yakni LPO dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM DIY. Sementara itu, perwakilan PDM Gunungkidul, Bahroni, menyebut BIKERSMU sebagai bentuk transformasi dakwah masa kini yang lebih inklusif melalui hobi.
Staf Ahli Bupati Gunungkidul, Supriyanto, yang hadir mewakili Bupati, memberikan apresiasi positif terhadap sinergi ini. Ia menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan memerlukan persatuan dan kerja keras. Supriyanto berharap BIKERSMU Korwil DIY semakin solid dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara dan promosi wisata daerah.
Acara ditutup dengan siraman rohani dari Ketua LDK PWM DIY, Ananto Isworo, S.Ag. Ia memaparkan filosofi “Luber, Lebur, dan Lebar”. Menurut Ananto, orang yang merasa cukup (qonaah) akan memiliki hati yang melimpah (luber), sehingga mudah memberikan maaf (lebur), dan akhirnya selesai dengan urusan duniawi tanpa dendam (lebar).
Kontributor: Ananto (Ketua LDK PWM Jateng)




