Dua Srikandi PGSD STKIP Muhammadiyah Blora Sabet Hibah Nasional PDP 2026

ums.ac.id, BLORA – Kabar membanggakan kembali berembus dari kampus biru, STKIP Muhammadiyah Blora. Di tengah persaingan ketat riset akademis tingkat nasional, dua dosen terbaik dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) berhasil menorehkan tinta emas. Fulusia Nurmawati, M.Pd. dan Dr. Ika Nurwulandari, M.Pd. resmi dinyatakan lolos pendanaan Penelitian Dosen Pemula (PDP) tahun anggaran 2026.

Prestasi ini merupakan capaian prestisius mengingat skema pendanaan tersebut bersifat sangat kompetitif di bawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti otentik bahwa kualitas intelektual pendidik di Kabupaten Blora mampu bersaing dan diakui di level nasional.

Lolosnya proposal penelitian kedua dosen tersebut menandai babak baru bagi pengembangan keilmuan di STKIP Muhammadiyah Blora. Program PDP sendiri dikenal sebagai pintu gerbang bergengsi bagi akademisi untuk membuktikan relevansi riset terhadap tantangan zaman. Bagi Fulusia Nurmawati dan Dr. Ika Nurwulandari, raihan ini adalah buah dari ketekunan dalam membedah fenomena pendidikan kontemporer, khususnya di jenjang sekolah dasar.

Fulusia Nurmawati mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, proses untuk sampai pada titik pendanaan ini membutuhkan persiapan yang matang dan analisis mendalam terhadap isu pendidikan di lapangan.

“Pencapaian ini adalah motivasi besar bagi kami untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan. Kami berharap hasil riset ini nantinya memberikan solusi nyata bagi problematika pembelajaran di kelas,” ujar Fulusia saat dihubungi pada Rabu (22/4).

Senada dengan hal tersebut, pihak institusi menegaskan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan visi besar kampus untuk bertransformasi menjadi pusat riset yang berdampak. Melalui skema pendanaan tahun 2026, fokus riset yang diusung diharapkan mampu menyentuh langsung akar permasalahan pendidikan di daerah. Dr. Ika Nurwulandari menyebutkan bahwa riset yang dilakukan tidak hanya akan berhenti pada tumpukan dokumen perpustakaan, melainkan harus memiliki output yang terukur dan aplikatif.

Implementasi hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat menjadi rujukan praktis bagi para praktisi pendidikan di Kabupaten Blora untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Keberhasilan dua “Srikandi” PGSD ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh civitas akademika STKIP Muhammadiyah Blora lainnya untuk terus menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara optimal.

Dengan raihan ini, STKIP Muhammadiyah Blora semakin memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang kredibel, progresif, dan berorientasi pada masa depan. Tugas besar kini menanti dalam implementasi riset sepanjang tahun 2026 yang akan membawa nama harum Blora di panggung sains dan teknologi nasional.

Kontributor: Tio Ikhtiar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta