ums.ac.id, MAGELANG – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menunjukkan komitmen nyatanya dalam pengabdian masyarakat dengan menerjunkan tim medis dari Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes). Langkah ini diwujudkan melalui penyediaan layanan kesehatan gratis dalam perhelatan akbar Wisata Dakwah ‘Aisyiyah se-Eks Karesidenan Kedu yang berlangsung di Lapangan drh. Soepardi, Kota Mungkid, Minggu (19/4).
Ribuan jamaah yang memadati lokasi acara sejak pagi tampak antusias menyerbu booth kesehatan UNIMMA. Para peserta yang berasal dari wilayah Magelang, Temanggung, Kebumen, Purworejo, hingga Wonosobo memanfaatkan momen ini untuk memantau kondisi tubuh mereka di sela-sela kegiatan dakwah.
Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan vitalitas dasar, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Namun, lebih dari sekadar pemeriksaan fisik, booth ini juga difungsikan sebagai ruang konsultasi dan edukasi kesehatan bagi masyarakat luas.

Dosen FK UNIMMA, dr. Ulya Diana Hilma, menjelaskan bahwa kehadiran perguruan tinggi di tengah kerumunan massa adalah langkah strategis untuk menyampaikan pesan-pesan medis yang sering dianggap berat menjadi lebih sederhana. Menurut Ulya, salah satu fokus utama timnya kali ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai hipertensi.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendekatkan layanan kesehatan sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mudah diterima masyarakat. Hipertensi yang juga menjadi fokus kami di FK, seringkali tidak disadari, padahal risikonya cukup besar jika tidak dikendalikan sejak dini,” ujar Ulya saat ditemui di lokasi acara.
Tingginya angka pengidap hipertensi di usia muda menjadi perhatian serius bagi tenaga medis UNIMMA. Oleh karena itu, pendekatan komunikatif dilakukan agar masyarakat tidak hanya tahu angka hasil tes mereka, tetapi juga paham cara menjaga gaya hidup sehat secara berkelanjutan.
Ulya menambahkan bahwa antusiasme masyarakat yang luar biasa menunjukkan masih besarnya kebutuhan akan akses informasi kesehatan yang praktis. Momentum Wisata Dakwah ini dinilai sebagai peluang emas untuk memperluas jangkauan edukasi.
Ia berharap kehadiran UNIMMA dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi fisik mereka. Melalui deteksi dini ini, diharapkan risiko penyakit komplikasi dapat ditekan, sejalan dengan visi kampus untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan berdaya.




