ums.ac.id, TEMANGGUNG – Memperingati momentum bersejarah Hari Kartini, MI Muhammadiyah Botoputih sukses menggelar perhelatan kreatif bertajuk “Kartini Kitchen Festival 2026” pada Selasa (21/4/2026). Acara yang berlangsung meriah ini melibatkan peran aktif wali murid melalui kompetisi memasak dan lomba kreasi pakaian adat nusantara.
Kegiatan dibuka secara resmi pada pukul 07.30 WIB dengan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Pembina Madrasah dari PDM Temanggung, Drs. H. Sunyoto, serta Pengawas Madrasah, Drs. H. Nur Makhsun, M.Si. Kehadiran para tokoh ini memberikan dukungan moral yang signifikan bagi seluruh peserta dan keluarga besar madrasah.
Kepala MI Muhammadiyah Botoputih, Muhammad Khoiril Azmi, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan mencari pemenang. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam mempererat tali ukhuwah antara pihak madrasah dan orang tua siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini, khususnya dalam membangun peran perempuan yang kreatif, mandiri, dan inspiratif, terutama dalam lingkungan keluarga,” ujar Azmi dalam sambutannya.
Selain fokus pada pengembangan karakter, Azmi juga memaparkan progres pengembangan fisik madrasah. Saat ini, pihaknya tengah melakukan berbagai pembenahan seperti pengecatan ruang kelas VI, pengecatan lantai halaman, hingga penambahan vegetasi hijau untuk menciptakan ekosistem belajar yang asri dan nyaman bagi siswa.
Senada dengan hal tersebut, Pengawas Madrasah, Drs. H. Nur Makhsun, M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, pendidikan anak adalah tanggung jawab kolektif yang tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah. Nur Makhsun menilai wali murid merupakan mitra strategis dalam mencetak generasi unggul.
Ia mengingatkan pentingnya menanamkan nilai karakter seperti kemandirian dan cinta budaya sejak dini. Sebelum membuka acara secara resmi, Nur Makhsun menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi kualitas pendidikan. Ia berpesan agar sinergi yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan terus berkelanjutan dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Suasana di lokasi kegiatan tampak hangat dan penuh kekeluargaan. Para wali murid menunjukkan kepiawaian mereka dalam mengolah hidangan sekaligus tampil percaya diri dengan busana adat. Kartini Kitchen Festival 2026 ini diharapkan menjadi pemantik bagi inovasi program madrasah lainnya yang mampu memperkuat hubungan harmonis antara sekolah dan lingkungan keluarga.




