Besinergi: KKN MAs Kelompok 24 Membantu Pelaksanaan Posyandu Balita dan Anak-anak di Desa Ngrombo

Tulisan dari Tim KKN MAs 2024 tidak mewakili pandangan dari redaksi News UMS

Sukoharjo, 12 Agustus 2024-Mahasiswa KKN MAs Kelompok 24 membantu pelaksanaan Posyandu di dukuh Jebolan desa Ngrombo tepatnya di rumah ibu Rita. Posyandu (pos pelayanan terpadu) merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat Indonesia untuk memperoleh pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak. Kegiatan posyandu ini bertujuan untuk memberikan pelayanan di bidang kesehatan untuk mencegah kenaikan angka stunting di desa Ngrombo dan menjaga kesehatan ibu yang sedang hamil hingga menjelang persalinan.

Dalam kegiatan ini mahasiswa KKN MAs Kelompok 24 membantu ibu-ibu kader Posyandu untuk melakukan beberapa kegiatan seperti pendataan balita dan batita, mengukur tinggi badan balita, mengukur tinggi badan balita dan pemberian makanan tambahan yang sehat. Selain itu mahasiswa KKN MAs Kelompok 24 juga membantu pengukuran tinggi badan ibu hamil, berat badan ibu hamil, dan pemberian gizi tambahan pada ibu hamil. Kegiatan posyandu ini rutin dilaksanankan di desa Ngrombo setiap bulan oleh ibu-ibu kader Posyandu dibawah koordinasi ibu bidan desa.

Pada kesempatan ini KKN MAs Kelompok 24 memberikan sosialisasi dan pelatihan terkait parenting stunting kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita. Pada sosialisasi dan pelatihan ini mahasiswa KKN MAs Kelompok 24 menyampaikan “Anak itu seiring bertambahnya umurnya maka akan bertambah pula pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh anak.” Pertumbuhan itu meliputi bertambahnya tinggi badan, bertambahnya berat badan, dan masih banyak lagi pertumbuhan anak dalam kurun usia tertentu.

Selain itu juga juga ada perkembangan, perkembangan meliputi sesuatu yang tidak berbentuk fisik namun memiliki dampak yang cukup signifikan dalam pertumbuhan anak-anak, perkembangan contohnya anak sudah mulai bisa berjalan, sudah bisa makans sendiri, dan mulai mengikuti instruksi sederhana. Masa pertumbuhan dan perkembangan adalah masa yang cukup penting bagi anak, maka orang tua dianjurkan untuk memberikan stimulan yang sesuai seperti bermain, berbicara, membaca dan mendukung anak-anak dalam berbagai aktivitas fisik dan mental.”

Ibu-ibu yang mendatangi posyandu dan mengikuti sosialisasi serta pelatihan parenting stunting menyimak dan mendengarkan dengan antusias materi yang disampaikan oleh mahasiswa KKN MAs Kelompok 24. Setelah selesai sesi sosialisasi dilanjutkan sesi diskusi interaktif antar ibu-ibu yang mengadiri posyandu dengan mahasiswa KKN MAs Kelompok 24 terkait penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah meningkatnya angka stunting pada anak-anak.

(Kelompok 24 KKN MAs Desa Ngrombo, Kec. Baki)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta