Sukoharjo, 26 Agustus 2024 – Kelompok 75 KKN MAs sukses melaksanakan program kerja penyuluhan terkait Dagusibu Obat Hipertensi. DAGUSIBU adalah singkatan dari: Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat yang benar dan aman sesuai standar kefarmasian. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah di atas batas normal, yaitu lebih dari 140/90 mmHg. Pengobatan hipertensi DAGUSIBU yang benar harus mencakup: Dapatkan obat dari jalur yang benar, Gunakan obat dengan cara yang benar, Simpan obat dengan cara yang benar, Buang obat dengan cara yang benar.
Kegiatan Penyuluhan Dagusibu Obat Hipertensi dilaksanakan di Posyandu Lansia Dusun Ngemplak Desa Kayuapak RW 4, dihadiri oleh ibu-ibu lansia. Selain kegiatan Penyuluhan Dagusibu dilaksanakan juga kegiatan Fisioterapi dari Mahasiswa Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Fisioterapi adalah proses rehabilitasi yang dilakukan agar seseorang terhindar dari risiko cacat fisik akibat cedera atau penyakit. Bukan hanya orang dewasa atau lansia, terapi ini juga bisa berlaku pada anak-anak yang memang membutuhkannya.
Terapi ini bermanfaat untuk kesehatan. Fisioterapi mampu membantu untuk meningkatkan gerakan, mengurangi rasa sakit dan kekakuan, mempercepat proses penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup.
Dengan adanya kegiatan ini Kelompok 75 KKN MAs sangat senang bisa saling bertukar ilmu, berkontribusi serta menjalin kerja sama yang baik antar lembaga dan masyarakat di Desa Kayuapak.
(TIM PDD // Kelompok 75, Desa Kayuapak)









