Delegasi UMS Ikuti Pelepasan KKN-MAs Berdampak Nasional 2026: Siap Mengabdi untuk Membangun Negeri

ums.ac.id, MALANGUniversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam Pelepasan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ’Aisyiyah (KKN-MAs) Berdampak Nasional 2026 yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di UMM Dome tersebut menjadi momentum dimulainya pengabdian mahasiswa PTMA di berbagai daerah melalui program KKN yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan akbar ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (LPPM PTMA), Panitia Pusat KKN-MAs, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) serta Pimpinan Daerah ’Aisyiyah (PDA) Malang, Rektor UMM, para rektor PTMA se-Indonesia, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, serta ribuan mahasiswa peserta KKN-MAs dari seluruh pelosok Tanah Air.

Mahasiswa Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS Aji Anggara, yang juga salah satu mahasiswa delegasi KKN-MAs dari UMS berharap agar memiliki pengalaman untuk mengabdi di masyarakat.

“Harapan saya mengikuti KKN MAs 2026 adalah memperoleh pengalaman pengabdian kepada masyarakat, meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim serta mampu menerapkan ilmu yang saya miliki untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu, (1/8/2026).

Ia mengungkapkan delegasi UMS mengirimkan 47 Mahasiswa dari berbagai Prodi di UMS, yang di bina dan di dampingi oleh Tim Direktorat Riset, Pengabdian Kepada Masyarakat, Publikasi dan Sentra Kekayaan Intelektual (DRPPS) UMS yang membuktikan wujud nyata Kampus UMS memberikan kontribusi nyata untuk Membangun Negeri tanah air Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Pusat KKN-MAs, Dr. Ahmad Darmawan, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang mendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Dilitbang PP Muhammadiyah atas arahan, motivasi, dan dukungannya. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Malang yang telah bersedia menjadi lokasi penempatan KKN-MAs Berdampak Nasional 2026,” ujarnya.

Ia juga memaparkan bahwa KKN-MAs tahun ini diikuti oleh 1.601 mahasiswa UMM dan 1.353 mahasiswa dari PTMA luar Malang. Tiga PTMA pengirim delegasi terbanyak dalam ajang ini adalah:
Universitas Muhammadiyah Bone (120 mahasiswa)
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (98 mahasiswa)
Universitas Muhammadiyah Palembang (90 mahasiswa)
Selain itu, program pelepasan ini juga memberangkatkan peserta KKN Internasional dengan penempatan di Malaysia dan Arab Saudi. Mengusung tema “Penguatan Masyarakat Desa yang berkelanjutan melalui pemberdayaan SDM dan Potensi Lokal”. kegiatan ini selaras dengan Catur Dharma Perguruan Tinggi yang akan dilaksanakan dari tanggal 27 Juli – 30 Agustus 2026.

Para mahasiswa nantinya diterjunkan langsung ke tingkatan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) serta ’Aisyiyah di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Ahmad Darmawan juga berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater dan persyarikatan.

Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., memberikan sambutan hangat dan berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan momentum ini untuk menimba pengalaman yang terstruktur dalam bermasyarakat.

“Pemberdayaan masyarakat melalui KKN merupakan upaya pendewasaan diri demi tercapainya nilai-nilai akademis, keislaman, dan nilai kehidupan. Landasan ideologis teologi Al-Ma’un harus diwujudkan secara holistik dan sistemik dalam berbagai program KKN. Ini adalah wujud nyata PTMA dan ’Aisyiyah untuk bangsa, dengan memahami konsep Ulul Albab demi kemaslahatan umat, bukan kepentingan diri sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa selama satu dekade terakhir UMM berfokus menjadi excellence solution center dan bermitra dengan berbagai industri. Kampus diharapkan terus menjadi wadah talenta bangsa, motor penggerak, serta inkubator agar KKN tahun ini berjalan lebih berdampak, berideologi, dan bermanfaat bagi kehidupan berbangsa.

Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. Dalam pidatonya, ia mengapresiasi partisipasi 59 PTMA seluruh Indonesia.

“KKNMAs merupakan wujud komitmen nyata kolaborasi mahasiswa dalam menjawab isu-isu strategis, seperti peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, dukungan terhadap swasembada pangan, kesehatan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan. Jadilah duta perguruan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berdampak demi mewujudkan Indonesia Emas,” tuturnya.

Sebagai penutup, Anggota Majelis Dilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, M.Pd., memberikan amanat dan pembekalan kunci bagi seluruh peserta KKN-MAs.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kemampuan berkomunikasi yang baik adalah kunci utama agar program KKN dapat terlaksana dengan sukses. Ukuran keberhasilan KKN-MAs terletak pada seberapa besar manfaat kehadiran Anda bagi masyarakat setempat,” jelasnya. (Satrio/Adi/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta