Dosen UMS Raih Apresiasi Khusus dari PPKn UPI atas Capaian Studi dan Kolaborasi Internasional

Obby Taufik Hidayat, S.Pd., M.Pd., Ph.D., saat menerima sertifikat penghargaan
Obby Taufik Hidayat, S.Pd., M.Pd., Ph.D., saat menerima sertifikat penghargaan

ums.ac.id, SURAKARTA – Dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Obby Taufik Hidayat, S.Pd., M.Pd., Ph.D., meraih penghargaan “Apresiasi Khusus Capaian Studi dan Kolaborasi Internasional” dari Departemen PPKn Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka Dies Natalis ke-72 PPKn UPI sekaligus Reuni Akbar Alumni PPKn UPI angkatan 1975-2021 pada Sabtu (15/8/2026). Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas capaian akademik dan kiprah Obby dalam membangun jejaring serta kolaborasi internasional.

Perjalanan Obby dalam membangun pengalaman internasional telah dimulai sejak menempuh pendidikan di bidang PPKn. Ia menyelesaikan pendidikan S1 pada 2014, kemudian melanjutkan studi S2 pada 2015. Ketertarikannya terhadap international exposure semakin berkembang ketika ia mengikuti seleksi untuk menjadi asisten di Pusat Studi Australia bersama Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si.

Saat menjadi asisten, Obby terlibat dalam berbagai kegiatan kerja sama dengan perguruan tinggi di Australia. Ia turut mendampingi mahasiswa dari Flinders University dan Monash University Melbourne yang melakukan kunjungan ke Indonesia untuk mempelajari budaya, bahasa, serta kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

“Dari situ mulai banyak membangun networking dengan berbagai macam mitra di luar negeri. Setelah mereka kembali, kami tetap keep in touch. Dari situ banyak peluang untuk mendapatkan research grant, community service grant, maupun academic visit,” jelasnya, Jumat, (21/8/2026).

Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi bagi Obby untuk terus mengembangkan jejaring akademik internasional. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Malaya, Kuala Lumpur, pada 2025.
Menurutnya, membangun kepercayaan atau trust menjadi kunci dalam mempertahankan hubungan dengan mitra internasional. Hubungan tersebut perlu dijaga melalui kegiatan akademik yang berkelanjutan, seperti penelitian, workshop, pelatihan, maupun kegiatan akademik lainnya.

“Kalau kita jalin dengan kolaborasi untuk penelitian, workshop, ataupun kegiatan akademik, hubungan itu akan terjaga atau bahkan semakin berkembang,” ujarnya.
Dari jejaring internasional yang dibangun, Obby telah memperoleh sejumlah hibah penelitian dan kegiatan akademik internasional. Salah satunya berasal dari Sasakawa Young Leaders Fellowship Fund dengan nilai sekitar 25.000 dolar Amerika Serikat pada 2023. Selain itu, ia juga memperoleh hibah dari Tokyo Foundation, Nippon Foundation, serta Journal of Moral Education untuk kegiatan pelatihan penulisan ilmiah.
Obby mengungkapkan, capaian tersebut tidak diperoleh secara instan. Menurutnya, keberanian untuk mencoba dan konsistensi menjadi bagian penting dalam membangun karier akademik di lingkungan internasional.

“Tidak semuanya langsung tiba-tiba. Ada beberapa yang harus mencoba dua kali atau bahkan tiga kali baru berhasil mendapatkan hibah penelitian internasional, pengabdian, konferensi, atau pelatihan,” ungkapnya.

Pengalaman internasional tersebut kemudian ia bawa dalam kiprahnya sebagai dosen UMS. Obby berupaya memberikan international exposure kepada mahasiswa PPKn dengan menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi luar negeri sebagai narasumber maupun visiting lecturer.

Beberapa akademisi yang pernah dihadirkan berasal dari University of Brimingham, UK, Inggris, National Institute of Education (NIE) Singapura, dan University of Hong Kong. Salah satu kegiatan terbaru menghadirkan Dr. Nurdiana dari NIE yang terafiliasi dengan Nanyang Technological University (NTU) Singapura untuk berbagi mengenai etika pendidikan di Singapura dan Indonesia.

“Beberapa orang saya hadirkan untuk menjadi narasumber atau visiting lecturer. Harapannya mahasiswa UMS juga punya international exposure,” tuturnya.

Selain pembelajaran, Obby juga mendorong kolaborasi penelitian, publikasi, serta pengabdian internasional. Mahasiswa UMS turut mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan internasional, salah satunya melalui pengabdian kepada masyarakat di Kuala Lumpur serta kegiatan akademik di Thailand.

Menurutnya, jejaring internasional yang dibangun juga memberikan manfaat bagi pengembangan program studi. Kolaborasi tersebut dapat mendukung penelitian bersama, publikasi internasional, hingga peningkatan rekognisi Program Studi PPKn dan FKIP UMS.

Obby juga menekankan pentingnya membawa nama institusi dalam setiap aktivitas akademik. Ketika mendapat undangan dari berbagai perguruan tinggi, ia selalu memperkenalkan UMS sebagai bagian dari upaya meningkatkan rekognisi universitas.

“Saya selalu membawa nama UMS. Karena memang penting untuk rekognisi program studi dan kampus,” tegasnya.

Saat ini, ia juga aktif memenuhi berbagai undangan akademik dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Terbuka, UPI, hingga Universitas Lampung (UNILA).

Bagi Obby, penghargaan yang diberikan oleh almamaternya memiliki makna tersendiri. Terlebih, dalam kegiatan Dies Natalis dan Reuni Akbar PPKn UPI tersebut, ia menjadi salah satu penerima apresiasi dari kalangan perguruan tinggi swasta.

“Bermaknanya itu bagaimana kita mempromosikan PPKn UMS di depan yang lain. Bahwa kita punya sesuatu yang tidak kalah hebat dengan yang lain,” katanya.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian personal, tetapi dapat menjadi motivasi untuk terus memperluas jejaring dan kolaborasi internasional serta membawa nama baik UMS di tingkat nasional maupun global.

“Alhamdulillah saya bisa membawa nama institusi di tengah senior-senior dan sejawat dari PPKn seluruh Indonesia. Mudah-mudahan ini bisa membawa nama baik universitas maupun prodi di luar sana,” pungkasnya. (Adi/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta