ums.ac.id, SURAKARTA – Kelompok mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mendampingi kegiatan ekstrakurikuler robotik di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura, Sukoharjo. Kehadiran mahasiswa bertujuan mendukung proses pembelajaran, memotivasi siswa, serta membantu memantau jalannya perakitan robot agar kegiatan berlangsung kondusif dan menyenangkan.
Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa PLP 2 UMS berkesempatan membaur langsung dengan para siswa dalam mengeksplorasi dasar-dasar pemrograman dan teknologi sejak dini. Kehadiran mahasiswa juga menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif di ruang praktik komputer.
Koordinator PLP PGSD UMS, Muhammad Ilham Hariyanto mengungkapkan bahwa mahasiswa PLP 2 memposisikan diri sebagai rekan belajar yang mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
“Kami merasa senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan robotik. Melihat siswa bersemangat mencoba, berdiskusi, hingga berhasil memperbaiki robot mereka sendiri menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi kami,” tuturnya, Sabtu (8/8/2026).
Selama kegiatan, mahasiswa mendampingi siswa dalam merakit komponen robot, mulai dari menyusun sensor elektronik hingga menghubungkan papan mikrokontroler. Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang diterapkan sekolah.
Dengan adanya mahasiswa di sisi mereka, para siswa tampak lebih percaya diri dalam mencoba berbagai perintah pemrograman pada perangkat lunak robotik. Mahasiswa juga memberikan penjelasan dengan pendekatan yang sederhana sehingga istilah-istilah coding lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
Pada sesi praktik, siswa merakit robot beroda penjejak garis (line follower robot) dan robot lengan mekanik sederhana. Mahasiswa PLP 2 UMS berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lain untuk memberikan arahan ketika siswa mengalami kesulitan dalam proses perakitan maupun pemrograman.
Saat beberapa kelompok mengalami kendala, seperti roda robot yang tidak bergerak atau sensor yang tidak bekerja sesuai fungsi, mahasiswa tidak langsung memberikan jawaban, melainkan membimbing siswa melalui pertanyaan-pertanyaan pemantik agar mereka dapat menemukan solusi secara mandiri.
Pendampingan tersebut mendapat apresiasi dari SDIT Muhammadiyah Al Kautsar. Kepala SDIT Muhammadiyah Al Kautsar, Yustri Mindaryani, M.Pd., menilai kehadiran mahasiswa PLP UMS membantu meningkatkan efektivitas pendampingan kepada siswa.
“Ekstrakurikuler robotik menjadi salah satu program unggulan di sekolah kami. Kehadiran mahasiswa PLP UMS membuat pendampingan kepada siswa menjadi lebih maksimal sehingga mereka semakin antusias dalam merakit maupun memprogram robot,” ujarnya.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kompetensi pedagogik. Mereka tidak hanya menerapkan teori pembelajaran yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi, manajemen kelas, serta pendampingan pembelajaran berbasis teknologi.
Ekstrakurikuler robotik di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar dilaksanakan secara rutin setiap pekan dan menjadi salah satu program unggulan sekolah. Kolaborasi dengan mahasiswa UMS diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya memperkuat pembelajaran berbasis teknologi sejak pendidikan dasar.
Program PLP 2 UMS berlangsung selama beberapa pekan di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan dan guru pamong. Selain mendampingi kegiatan ekstrakurikuler, mahasiswa juga terlibat dalam pembelajaran di kelas, administrasi sekolah, serta berbagai aktivitas pendidikan lainnya. (Adi/Humas)




