ums.ac.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi cabang olahraga (cabor) pencak silat dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025, bertempat di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS pada Jumat-Sabtu, (19-27/9). Sebanyak 4 orang atlet pencak silat dari UMS ditugaskan untuk memperkuat kontingen Jawa Tengah.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Al Ghofari, S.T., M.T., menyampaikan dalam mengupayakan terbentuknya mahasiswa berprestasi secara akademik maupun non akademik, UMS memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa dalam penyediaan fasilitas maupun kebutuhan teknis agar tampil maksimal.
“Untuk terus memenuhi target dari prestasi, baik akademik maupun non-akademik, kita terus fasilitasi khususnya cabor pencak silat ini, kita punya atlet-atlet yang sudah tidak hanya di tingkat lokal nasional bahkan sudah sampai ke tingkat internasional,” ujar Kholid saat dimintai keterangan pada Selasa, (23/9)
Kholid berharap sebagai tuan rumah pencak silat, para atlet dapat mengharumkan nama UMS sekaligus daerah. “Semoga semuanya bisa mendapatkan prestasi,” harapnya.

Nur Subekti, S. Pd,. M.Or., selaku Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS sekaligus sebagai Kepala Pelatih tim POMNAS kontingen Jawa Tengah, memaparkan masa latihan atlet sudah dilakukan sejak tanggal 4 Agustus dengan fasilitas latihan yang diberikan UMS.
Ia menyebutkan Jawa Tengah mengirimkan 30 atlet untuk 25 kategori pertandingan, dengan sebagian besar merupakan debutan baru. Meski demikian, ia optimis pengalaman atlet senior akan menularkan semangat juara.
“Target utamanya mereka main maksimal dan semoga saja kita raih juara umum,” tegasnya.
Menurut Bekti, atlet yang terpilih untuk mewakili kejuaraan ini telah melalui proses seleksi ketat pada daerah dan kampus masing-masing. Sehingga, model pelatihan pada POMNAS ini difokuskan pada persiapan secara fisik dan mental. “Karena kalau teknik, taktik itu memang mereka sudah pernah bertanding ya,” papar Bekti.
Selain itu, program mental training digunakan Bekti dalam membangun mental juara. Dengan berfokus pada diri sendiri melalui penerapan pola hidup sehat, melakukan visualisasi, dan menjadikan olahraga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Terus tidak lupa dalam olahraga ini sebagai sarana dakwah, sarana ibadah. Jadi selain berjuang untuk menempa diri, juga berusaha mendekatkan diri,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu mahasiswa UMS dari Kontingen Jawa Tengah, Rayhana Maulida Syakiroh menyampaikan persiapan POMNAS tidak hanya menjadi langkah mematangkan fisik dan teknik, tetapi juga menguatkan spiritual, karena senantiasa mengingat Allah SWT.
“Jadi dalam menuju ke pertandingan itu, kadang itu kita dalam latihan dan setelah pulang latihan, kita semua itu tuh ngumpul jadi satu buat sholat bersama dan tadarus bersama gitu,” kata Rayhana.
Rayhana menuturkan dalam persiapan menuju POMNAS, terus bertawakal menjadi langkah lebih dekat dengan Allah SWT.
Lanjutnya, Rayhana mengatakan rasa takut dan tidak percaya diri menjadi tantangan bagi dirinya, akan tetapi pada kejuaraan ini ia akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat memberikan hasil yang memuaskan dan membawa pulang medali emas.
Atlet pencak silat dari Prodi Psikologi UMS Kontingen Jawa Tengah, Maaliki Istiqlal Amuskan, mengungkapkan rasa syukur karena bisa memenangkan pertandingan pertama dengan baik. Maaliki berhasil memenangkan pertandingan atas Rizki Nouval Erlangga dari Provinsi Sumatera Selatan dengan skor 51 – 27.
“Untuk perasaan saya dalam pertandingan ini cukup ngerasa deg-degan dan tegang karena melihat banyak lawan yang sudah profesional dari berbagai daerah di indonesia,” ungkapnya usai pertandingan.
Baginya, dukungan serta doa dari teman-teman dan orang terdekat memberikan semangat yang lebih untuk mengikuti pertandingan dengan maksimal. Maaliki berharap, untuk pertandingan ke depannya dia bisa selalu dipermudah, lebih fokus pada pengoptimalan latihan, dan bisa memenangkan hingga akhir pertandingan nanti. (Roselia/Humas)




