UMS Dorong Mahasiswa dan Dosen Makmurkan Masjid Lewat Salat Subuh Berjamaah

Ilustrasi salat. (Foto: Unsplash)
Ilustrasi salat. (Foto: Unsplash)

ums.ac.id, SURAKARTA – Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih rutin pada Selasa (16/9). Kajian yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini membahas tentang Keistimewaan Salat Subuh Berjamaah dengan narasumber Yayuli, S.Ag., M.P.I.

Dalam paparannya, Yayuli menjelaskan bahwa salat Subuh memiliki banyak keistimewaan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis. Salah satunya, salat Subuh disaksikan langsung oleh para malaikat. Hal ini sesuai firman Allah dalam Surat Al-Isra ayat 78, bahwa salat Subuh merupakan salat yang masyhudah atau disaksikan oleh malaikat.

Yayuli, S.Ag., M.P.I. (Foto Humas UMS)
Yayuli, S.Ag., M.P.I. (Foto Humas UMS)

Yayuli menambahkan, dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa pada saat salat Subuh, malaikat yang bertugas pada malam hari berganti dengan malaikat yang bertugas di siang hari.

“Pertemuan kedua malaikat itu membuat salat Subuh memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah,” kata Dosen di Fakultas Agama Islam (FAI) UMS itu.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, bahwa malaikat silih berganti mengiringi manusia pada waktu salat Subuh dan salat Asar. Dengan demikian, kedua waktu salat tersebut mendapatkan perhatian khusus dalam syariat Islam.

Keistimewaan kedua dari salat Subuh berjamaah adalah jaminan masuk surga. Yayuli menyampaikan sebuah hadis Nabi yang diriwayatkan dari Abu Musa, bahwa orang yang menunaikan salat Subuh dan salat Asar (disebut bardain) akan mendapat jaminan surga dari Allah SWT.

Lebih lanjut, keistimewaan ketiga dari salat Subuh berjamaah adalah terhindar dari api neraka. Yayuli mengutip hadis riwayat Muslim, bahwa orang yang menunaikan salat Subuh berada dalam jaminan Allah.

“Hal ini menjadi dorongan kuat agar umat Islam tidak meninggalkan salat Subuh,” tegas Yayuli.

Keistimewaan keempat, orang yang menunaikan salat Subuh berjamaah akan mendapat pahala seperti orang yang salat semalam penuh. Hal ini sebagaimana hadis riwayat Utsman bin Affan, yang menyebut bahwa salat Isya berjamaah setara dengan setengah malam ibadah, sedangkan salat Subuh berjamaah setara dengan salat sepanjang malam.

Yayuli juga menegaskan keistimewaan kelima, yaitu salat Subuh dapat menjauhkan seseorang dari sifat kemunafikan. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa salat Isya dan Subuh adalah salat yang paling berat bagi orang munafik.

“Padahal, jika mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya meski dengan merangkak,” ungkapnya.

Dalam sesi tanya jawab, seorang peserta menanyakan bacaan surat yang paling afdal dibaca pada salat Subuh. Yayuli menjelaskan bahwa Rasulullah SAW tidak menentukan bacaan khusus untuk salat Subuh, berbeda dengan salat Jumat atau salat Id. Namun, Rasulullah menganjurkan membaca surat yang panjang karena salat Subuh hanya terdiri dari dua rakaat.

Pertanyaan lain menyinggung tentang salat sunah qabliyah Subuh. Yayuli menegaskan, dua rakaat salat sunah sebelum Subuh memiliki keutamaan yang lebih baik daripada dunia dan seisinya, sebagaimana ditegaskan dalam hadis Nabi. Hal ini menunjukkan tingginya nilai salat Subuh di sisi Allah.

Isu lain yang mengemuka dalam forum adalah tentang peran perempuan dalam salat berjamaah di masjid. Yayuli menjelaskan bahwa perempuan diperbolehkan salat berjamaah di masjid selama tidak menimbulkan fitnah.

“Bahkan, Rasulullah SAW mengatur saf salat dengan menempatkan laki-laki di barisan depan, anak-anak di tengah, dan perempuan di barisan paling belakang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa pimpinan UMS juga memberikan masukan agar keistimewaan salat Subuh berjamaah dapat diimplementasikan di lingkungan kampus. Salah satunya adalah dengan mendorong mahasiswa dan civitas akademika untuk memakmurkan masjid-masjid UMS melalui salat berjamaah.

Kajian ini ditutup dengan ajakan Yayuli agar seluruh civitas academica UMS senantiasa bersemangat melaksanakan salat Subuh berjamaah. Menurutnya, berbagai keistimewaan yang dijanjikan Allah dan Rasulullah SAW menjadi motivasi besar agar ibadah ini tidak ditinggalkan. (Yusuf/Humas)

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

News UMS kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Universitas Muhammadiyah Surakarta